Boruk, Theodorus Emmanuel Exelliano (2023) Analisis Kesiapan Pengelola Wisata dalam Menghadapi Fenomena Revenge Travel di Candi Ijo Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Bachelor thesis, Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta.
|
Text
Theodorus Emmanuel Axeliano Boruk, HALAMAN JUDUL - BAB I.pdf Download (7MB) |
|
|
Text
Theodorus Emmanuel Axeliano Boruk, BAB II - BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (7MB) |
|
|
Text
Theodorus Emmanuel Axeliano Boruk, BAB V - LAMPIRAN.pdf Download (7MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan pengelola wisata dalam menghadapi fenomena Revenge Travel yang terjadi di tengah masa new normal pasca pandemi Covid-19. Penelitian ini dilakukan di Candi Ijo, salah satu destinasi wisata cagar budaya yang ada di Kabupaten Sleman, DIY. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu purposive sampling, di mana peneliti mereduksi data dengan mengolah hasil wawancara, dokumentasi, observasi, serta studi pustaka. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Miles dan Huberman dengan cara reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan triangulasi data. Berdasarkan observasi dan analisa serta penelitian langsung yang dilakukan dapat disampaikan bahwa pengelola Candi Ijo telah siap dalam menghadapi fenomena Revenge Travel. Hal itu dapat dibuktikan dengan berbagai bentuk renovasi mulai dari atraksi utama sampai ke fasilitas penunjang, penerapan regulasi di lokasi, pembangunan dan penyediaan fasilitas terkait protokol kesehatan dan berbagai fasilitas penunjang lainnya. Kemudian Candi Ijo juga sudah memiliki sertifikat CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability). Dan ketiga pihak yang bertanggung jawab dalam perkembangan destinasi wisata cagar budaya Candi Ijo yaitu, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X, Dinas Pariwisata Provinsi DIY, dan masyarakat di sekitar Candi Ijo telah melakukan berbagai tahapan fungsi manajemen mulai dari planning, directing, organizing, dan controlling yang dilakukan dengan membagi tugas pokok dan fungsi berdasarkan kapasitas dari masing-masing pihak. Lalu pihak Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X dan Dinas Pariwisata Provinsi DIY juga sudah melakukan koordinasi untuk menyepakati penerapan visitor management dalam dua tipe yaitu, hard measure dan soft measure di Candi Ijo dalam menghadapi fenomena Revenge Travel ini.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Student ID Number: | 518101055 |
| Uncontrolled Keywords: | Fenomena Revenge Travel, Candi Ijo, New Normal, Visitor Management |
| Subjects: | Tourism Tourism > Cultural Tourism |
| Divisions: | Pariwisata S-I |
| Depositing User: | Eka Alaina S.I.Pust |
| Date Deposited: | 07 Mar 2025 03:28 |
| Last Modified: | 07 Mar 2025 03:28 |
| URI: | http://repository.ampta.ac.id/id/eprint/2378 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
